renovasi

Rumah Baru atau Renovasi: Mana yang Lebih Menguntungkan?

Renovasi atau bangun rumah baru? Mungkin banyak sekali orang yang memiliki pertanyaan seperti ini.  Semua tergantung kondisi rumah yang akan direnovasi, dan bagaimana renovasinya. Jadi kemaren saya sempat ngobrol  dengan kakak saya, yang mana doi lagi bete menceritakan tentang renovasi rumahnya.

Dari masalah-masalah keluarga, masalah sulitnya cari pekerja yang profesional, hingga repotnya menyediakan tempat untuk material yang harus disiapkan. Lalu akhirnya si kakak mengeluh, ternyata merenovasi rumah itu sama aja mahalnya dengan membangun rumah baru.

Kebimbangan akan memiliki rumah baru atau merenovasi rumah keseluruhan memerlukan pertimbangan karena biaya yang dikeluarkan pastinya tidak sedikit. Merenovasi rumah tidak hanya dipikirkan karena adanya kerusakan di dalam rumah, namun juga gaya desain rumah yang sudah ketinggalan jaman. Mengikuti perkembangan jaman atau mengganti suasana rumah menjadi hal yang terpikirkan oleh pemilik rumah.

Sedangkan membangun rumah baru akan benar-benar mengubah keseluruhan rumah dari denah hingga bentuk arsitekturalnya. Tentunya mana yang lebih baik tersebut akan bergantung pada kebutuhan dari pemilik rumahnya sendiri. Kedua hal tersebut memiliki keuntungan dan kerugiannya masing-masing. Tidak mudah tentunya menentukan mana yang lebih baik, namun berikut beberapa hal yang perlu kamu ketahui untuk mempermudahmu untuk mengambil keputusan antara rumah baru atau renovasi.

Membangun Rumah dari Nol

1. Biaya yang Dikeluarkan

Biaya membangun rumah dari nol terbilang cukup besar. Anda perlu menganggarkan dana khusus untuk membuat pondasi rumah, membeli material dan furnitur baru (kusen jendela, pintu, genteng, dll). Pengeluaran juga akan bertambah banyak jika Anda belum punya tanah untuk dibangun.

2. Bebas Menentukan Desain Rumah

Bisa menentukan model dan desain rumah sesuka hati adalah keuntungan dari membangun hunian baru dari awal. Sebagai pemilik rumah, Anda bisa lebih bebas mewujudkan ide rumah impian sesuai dengan selera.

Ya, Anda bisa leluasa menentukan tata ruang rumah, model dapurnya, apakah akan diberi sentuhan khas di sudut tertentu atau tidak, dan sebagainya. Meskipun demikian, hal-hal seperti ini tentu akan lebih sulit diwujudkan jika Anda memilih untuk merenovasi rumah.

3. Pembangunan Menyesuaikan Budget

Mau bangun rumah mewah, modern, atau minimalis? Semua bisa disesuaikan dengan budget yang Anda punya. Kalaupun saat ini anggaran belum cukup untuk menutup seluruh kebutuhan pembangunan rumah baru yang sesuai keinginan, Anda selalu bisa melanjutkannya ketika tabungan sudah terkumpul.

Merenovasi Rumah Lama

Baik membeli rumah lama ataupun menempati hunian keluarga, berikut adalah beberapa kelebihan serta kekurangan dari merenovasi rumah.

1. Biaya Renovasi

Biaya renovasi rumah bisa lebih besar atau kecil tergantung tipe perbaikan yang Anda buat. Jika renovasinya dilakukan secara menyeluruh sampai mengganti tata letak ruang dan desainnya, kemungkinan Anda akan mengeluarkan uang lebih banyak dibandingkan membangun rumah baru.

Saat merenovasi rumah Anda juga perlu menyisihkan dana khusus untuk membayar tenaga tukang yang akan mengerjakan bongkar muat dan membantu pindahan barang-barang. Tentu biayanya tak sedikit, bukan?

2. Lebih Sulit Mendesain

Anda tak bisa banyak mengubah desain sesuai keinginan karena sudah ada struktur bangunan lama yang perlu disesuaikan. Alhasil, model hunian pun cenderung itu-itu saja dan tak ada kesan pembaruan yang menyegarkan mata. Jumlah kamar tidur pun kemungkinan tetap sama dengan saat rumah sebelum direnovasi.

3. Tak Perlu Bangun Pondasi

Merenovasi rumah lama artinya Anda tak perlu mengeluarkan dana ekstra untuk membangun pondasi. Tinggal ikuti struktur bangunan lama, jadilah hunian yang baru. Beda cerita kalau Anda berencana untuk renovasi dengan membangun rumah berlantai dua. Agar bangunan lebih kokoh, biasanya tukang atau kontraktor akan meminta Anda untuk melakukan suntik pondasi.

Jadi, jika ada yang mengatakan dan mengira renovasi rumah itu lebih murah dan mudah, sepertinya memang kudu mempelajari dan melihat atau survey kondisi rumah yang akan disurvey itu lebih detail.

Lalu buatlah gambar dan RAB atau Rencana Anggaran Biaya pembangunan renovasi rumah dengan detail, biar bisa lebih jelas tahu, apakah renovasi rumah lebih murah ketimbang membangun rumah baru.

Kunjungi laman web auristeel.com untuk mendapatkan infomasi menarik mengenai baja ringan terbaru