EnglishIndonesian
dak beton

Kenali Penyebab Dak Beton Bocor dan Cara Mengatasinya

Previous
Next

Dak beton merupakan komponen penting dalam suatu konstruksi bangunan. Dak beton biasanya difungsikan sebagai pembatas antar lantai pada bangunan bertingkat, juga dapat difungsikan sebagai atap atau yang lebih dikenal dengan sebutan atap dak beton. Dengan sifatnya yang keras dan kokoh, mudah dibersihkan dan dapat dijadikan area serbaguna, maka dak beton menjadi sangat populer digunakan. Pembentukan dak beton sendiri biasanya melalui proses pengecoran dengan unsur material yaitu semen, pasir, kerikil, air, aditif beton serta bidang yang telah disiapkan dengan tulangan beton untuk memperkuat struktur bangunan. Pembangunan rumah dengan beton memerlukan proses dan bahan – bahan pengecoran yang perlu diperhatikan.

Apabila proses pengecoran beton tidak dilakukan dengan sempurna maka dapat menyebabkan masalah seperti  beton keropos dan kebocoran. Kebocoran pada dak beton disebabkan oleh beberapa hal :

Hasil cor yang tidak memenuhi standar

Ketebalan cor beton disarankan memiliki ketebalan minimal sesuai standar yaitu 12 cm, maka jangan ragu untuk konsultasikan hal-hal teknis dengan arsitek, kontraktor atau orang yang lebih paham bangunan untuk mengecek hal tersebut

Permukaan beton yang tidak halus

Beton yang dihasilkan dengan pori pori besar dan tidak halus lebih rawan menjadi celah air untuk masuk, maka dari itu pori pori pada permukaan beton perlu sangat diperhatikan karena berakibat fatal yaitu munculnya retakan retakan pada permukaan beton

Pengecoran beton yang tidak sempurna

Pengecoran campuran bahan yang tidak sesuai dapat membuat beton tidak sempurna. Ada kalanya beton yang dicor menggumpal, daya air yang kurang bagus sehingga beton tidak dapat memenuhi seluruh bidang pengecoran

Nah, kamu tidak perlu khawatir bila mengetahui dak beton di rumah atau bangunan kamu merembes, begini cara mengatasi dak beton yang rembes secara cepat :

Cek kondisinya secara berkala

Kamu perlu melakukan pengecekan secara berkala dengan cara menutup pipa pembuangan di dak atau roof frain, lalu ruangkan air di atas dak beton, tunggu hingga kurang lebih 1 jam. Apabila di bagian bawah dak terdapat rembesan air, itu artinya dak beton memiliki masalah dan kamu bisa menambahkan waterproofing tipe semen untuk mengentikan perembesan tersebut

Lakukan solusi darurat

Solusi darurat untuk dak beton yang bocor adalah menutup area menggunakan terpal plastik, namun kamu tetap perlu melakukan solusi lanjutan secara permanen setelahnya

Lakukan perbaikan terhadap retakan kecil

Untuk melakukan perbaikan pada retakan kecil, pastikan dak beton kering dan tidak terkena air selama kurang lebih 1×24 jam. Apabila sudah, kamu bisa mengisi retakan itu menggunakan semen yang sudah diberi cairan additive bonding agent dan tunggu hingga kering

Mengaplikasikan waterproofing

Setelah menutup retakan dengan semen, kamu bisa menambahkan cat waterproofing agar lubang-lubang atau retakan bisa tertutup dengan sempurna dan mendapatkan hasil yang maksimal

Itulah tadi informasi cara mengatasi dak beton yang perlu kamu ketahui. Semoga cara mengatasi dak beton di atas bisa membantu anda!