EnglishIndonesian
Untitled-11-01

Pentingnya Pengawasan Proyek yang Anda Bangun

Setiap proyek tentu diharapkan bisa berjalan dengan baik dan mencapai hasil sesuai perencanaan. Untuk proyek-proyek yang merupakan pesanan konsumen, tentunya pihak kontraktor ingin agar proyek mencapai hasil sesuai harapan konsumen. Namun tak bisa dipungkiri ada beberapa hal tak terduga yang bisa saja terjadi dan proyek yang sedang dikerjakan tidak berjalan sesuai dengan perencanaan. Untuk mencegah hal itu, dibutuhkan pengendalian mutu proyek.

Pembangunan proyek dapat berjalan baik didukung oleh beberapa aspek seperti kerjasama tim yang baik, perencanaan desain dan konstruksi yang baik, serta pengendalian mutu proyek yang berjalan sesuai rencana. Salah satu faktor yang berperan besar dalam baiknya pembangunan proyek adalah pengawasan proyek yang dilakukan untuk memastikan apakah proyek tersebut berjalan lancar. Pengawasan proyek juga dilakukan untuk melihat apakah pembangunan dapat mencapai hasil sesuai perencanaan dan memenuhi keinginan konsumen.

Lebih dari itu, pengawasan proyek juga diikuti dengan pengendalian mutu proyek. Tahapan pekerjaan ini dikepalai oleh seorang manager dan disetujui oleh pemberi proyek. Apa yang terjadi dalam pembangunan proyek diawasi oleh manajer pengendalian mutu dan dilaporkan ke manajer proyek. Pengendalian mutu proyek yang termasuk dalam pengawasan proyek terdiri dari beberapa proses yaitu:

  • Perencanaan Mutu

Pada tahap ini, dilakukan untuk melakukan identifikasi terhadap kebutuhan konsumen. Ketika sudah diketahui kebutuhan konsumen seperti apa, maka dapat dilakukan pengawasan proyek apakah sesuai dengan kebutuhan konsumen atau tidak.

  • Pengendalian Mutu

Setelah itu, langkah selanjutnya adalah memperhatikan faktor pengendalian mutu, metode serta alat untuk mengembangkan pengendalian mutu. Teknis seperti ini didapat dari kesepakatan bersama. Selain itu, jika perlu ada pedoman teknis yang berisi latar belakang dan pengertian pengendalian mutu dalam proyek, prosedur pengendalian mutu, strategi pengendalian mutu, sasaran pengendalian mutu, metodologi yang digunakan, tahapan pengendalian mutu, dan evaluasi kinerja.

Untuk mencapai hasil proyek yang baik, maka pengawasan proyek bergantung pada peran pengendalian. Dengan begitu, proyek akan berjalan sesuai dengan rencana dan dapat mencegah penyimpangan yang mungkin terjadi. Adapun metode yang dapat digunakan untuk mengendalikan mutu seperti berikut:

pengawasan proyek
  1. Pemeriksaan Konstruksi Proyek

Pemeriksaan dilakukan terhadap konstruksi proyek untuk mencegah terjadinya penyimpangan. Dalam hal ini, pemeriksaan juga dilakukan terhadap rancangan pembelian peralatan dan perlengkapan, model proyek, dan perhitungan desain.

  1. Pemeriksaan Peralatan

Selain pemeriksaan konstruksi proyek, ada juga inspeksi pada peralatan sehingga dapat memastikan alat tersebut dapat berfungsi dengan baik. Pemeriksaan peralatan juga dapat dilakukan saat instalasi peralatan sedang dikerjakan dan setelah instalasi selesai.

  1. Pengujian dengan Sampling

Pada proses ini dilakukan untuk memastikan kualitas material sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Sampling adalah metode yang dilakukan dengan cara yang jujur dan objektif, sehingga sasaran dapat tercapai dan pengawasan terhadap pengendalian mutu berjalan dengan baik.

Selain pengendalian mutu, pengawasan proyek dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu:

  1. Pemantauan atau Monitoring

Pemantauan adalah bentuk dari pengawasan langsung. Kegiatan ini dilakukan dengan kunjungan ke masing-masing bagian proyek. Dalam pemantauan ini, dapat juga dilakukan dengan mengawasi pelaksanaan proyek, penyiapan peralatan dan media yang dibutuhkan, serta penggunaan anggaran biaya yang telah ditetapkan.

  1. Supervisi

Pengawasan proyek juga dapat dilakukan dengan cara supervisi. Cara ini dilakukan untuk memastikan suatu tahapan pada proyek telah berjalan sesuai dengan mekanisme atau pedoman yang telah ditetapkan.

Dengan melakukan pengawasan proyek seperti pengendalian mutu diatas, maka proyek dapat dijalankan secara tepat dan mencapai keberhasilan sesuai rencana. Yang dimaksud sesuai rencana disini adalah pembangunan proyek sesuai dengan anggaran biaya dan memenuhi kebutuhan fungsionalitas serta keinginan klien.

Proyek yang diawasi dengan baik dapat menentukan keberadaan, kondisi, dan alat-alat dan bahan-bahan yang akan digunakan di dalam proyek. Laporan laba rugi dalam proyek juga dapat dipantau ketika mengawasi proyek sehingga alokasi dana dengan pengeluaran biaya dapat digunakan dengan sebaik mungkin. Dari pengawasan proyek juga dapat ditemukan adanya kesalahan dalam pembangunan proyek. Misalnya, keterlambatan penyediaan bahan atau pengerjaan yang memiliki hasil yang buruk. Kesalahan tersebut dapat diperbaiki secepat mungkin dan mencegah kejadian terulang kembali. Simpulannya adalah pengawasan proyek dilakukan untuk mencapai target seperti yang direncanakan dan mencegah terjadinya penyimpangan di dalam proyek.

Dokumen-dokumen Untuk Pengendalian Mutu

Dalam melaksanakan pekerjaan pengendalian mutu proyek dibutuhkan beberapa dokumen penting. Dokumen-dokumen ini menjadi acuan pengerjaan proyek sehingga pelaksanaan proyek dan hasil akhirnya sesuai dengan perencanaan. Adapun dokumen-dokumen tersebut meliputi:

  • Spesifikasi teknis

Spesifikasi teknis berisikan uraian yang disusun dengan lengkap dan jelas mengenai suatu proyek yang hendak dikerjakan sehingga bisa mencapai harapan semua pihak yang terlibat di dalamnya.

  • Gambar kerja

Gambar kerja adalah gambar acuan yang dipakai untuk mewujudkan ide rancangan ke dalam bentuk fisik. Oleh karena itulah, setiap pihak yang terlibat dalam proyek harus bisa memahami gambar kerja yang telah dibuat. Gambar kerja yang benar-benar akurat dan detail akan sangat membantu mewujudkan sebuah proyek dengan tepat.

Gambar kerja yang dibuat oleh seorang arsitek dilengkapi pula dengan spesifikasi dan syarat teknik pengerjaan proyek yang lengkap, jelas dan teratur serta perkiraan biaya proyek dan perhitungan kuantitas proyek. Jika gambar kerja sudah diperiksa dan disetujui, barulah gambar kerja ini bisa digunakan dalam pengerjaan sebuah proyek.

  • Rencana mutu kontrak

Dokumen ini merupakan pedoman jaminan mutu dalam pelaksanaan sebuah proyek. Dokumen ini digunakan untuk memastikan bahwa hasil akhir proyek sesuai dengan syarat-syarat teknis yang dicantumkan dan telah disepakati di dalam kontrak. Dokumen Rencana Mutu Kontrak atau RMK memang secara khusus dibuat untuk menentukan arah pengendalian proses pelaksaaan proyek sehingga didapat proyek yang berkualitas sesuai dengan harapan.

  • Dokumen administrasi

Memang ada begitu banyak dokumen administrasi yang menyertai sebuah proyek. Khususnya untuk pengendalian mutu proyek, dokumen yang dibutuhkan antara lain hasil uji lapangan, request work dan catatan-catatan.

  • Instruksi teknis

Dokumen ini disusun untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam pengerjaan suatu proyek. Dokumen ini berisi petunjuk suatu proses kerja yang harus dikerjakan oleh tim-tim kerja atau kelompok-kelompok yang terlibat dalam proyek.

Pengendalian Langsung

Pengendalian mutu proyek bukanlah pekerjaan yang hanya dilakukan di belakang meja. Tim pengendalian mutu juga turun langsung ke lapangan. Metode pengendalian secara langsung di lapangan dilakukan untuk mengamati proses pengerjaan yang sebenarnya terjadi di lapangan. Pengendalian langsung terhadap pelaksanaan sebuah proyek dapat diatur dengan tata cara berikut ini.

  • Pemantauan atau monitoring

Kegiatan pemantauan dilakukan dengan kunjungan ke masing-masing bagian proyek. Kunjungan ini untuk melakukan sampling pengendalian mutu tentang pelaksanaan proyek, penyiapan peralatan dan media yang dibutuhkan, serta penggunaan anggaran biaya yang telah ditetapkan.

  • Supervisi

Supervisi adalah kegiatan yang dilakukan untuk memastikan satu tahapan pada proyek telah berjalan sesuai dengan mekanisme atau pedoman yang telah ditetapkan.

  • Penguatan kapasitas pengerjaan

Kegiatan ini dilakukan untuk mendorong tingkatan pencapaian pekerjaan berdasarkan batasan-batasan waktu yang telah disepakati. Selain itu, kegiatan penguatan kapasitas ini juga dilakukan untuk mendorong meningkatnya kinerja sesuai dengan tugas, fungsi dan tanggung jawab masing-masing bagian pada pengerjaan proyek.

Nah, dari uraian ini terlihat jelas pentingnya pengendalian mutu proyek terhadap keberhasilan sebuah proyek. Dengan memahami dan mempersiapkan pengendalian mutu proyek, maka sebuah proyek bisa dibilang sudah ada di jalan yang tepat untuk mencapai keberhasilan dan kualitas proyek yang sesuai dengan harapan.

Itulah artikel mengenai pengawasan proyek. Semoga artikel kali ini bisa bermanfaat bagi Anda yang ingin mencoba untuk menggunakan atap model perisai di rumah Anda kelak. Baca artikel lainnya mengenai baja ringan dan beberapa tips pembangunan rumah hanya di Auristeel.com