EnglishIndonesian
bangunan alternatif

Bahan Bangunan Alternatif Untuk Dinding Rumah

Bata merah terkenal sebagai bahan bangunan untuk dinding sudah sejak lama. Bata merah dibuat dari tanah liat yang dibakar dan daya tahannya kuat. Banyak kelebihan yang dimiliki bata merah seperti tidak menghantarkan panas sehingga membuat ruangan lebih dingin. Harganya yang murah membuat biaya pembangunan rumah lebih hemat.

Kekurangan terbesar dari bata merah adalah proses pemasangan yang tidak sebentar. Perlu adukan semen untuk menyusun dan merekatkan bata merah, ditambah lagi proses plester yang membutuhkan waktu kering lama sebelum pengecatan dinding. Jika tak ingin menggunakan bata merah, bisa memilih beberapa alternatif lainnya.

Seiring berjalannya waktu dan semakin banyak pilihan gaya rumah, makin banyak pula bahan bangunan alternatif yang digunakan untuk dinding. Berikut beberapa pilihan bahan material bangunan alternatif material yang bisa menjadi pilihan kamu.

1. Papan semen fiber

Berbahan dasar semen, pasir silika, dan serat selulosa (fiberglass) yang sifatnya kuat dan tidak mudah pecah. Dikenal juga dengan istilah GRS (glass reinforced concrete). Material ini juga tahan terhadap air (lembab) dan tahan api. Dibandingkan dengan kayu, papan semen tidak disukai rayap dan relatif lebih tahan terhadap serangan jamur. 

Ketebalan papan beragam dari 4 mm hingga 15 mm, sesuai dengan penggunaannya. Untuk plafon, cukup gunakan yang tipis, sementara untuk partisi gunakan yang lebih tebal, untuk lantai yang menahan beban, Anda perlu ketebalan 15 mm. Saat ini papan semen telah dikembangkan menjadi banyak motif dan tekstur. Cara pemasangannya menggunakan rangka metal ataupun kayu. Papan semen ditempelkan pada rangka dengan menggunakan sekrup. Setelah terpasang, Anda bisa memberikan finishing, misalnya cat atau pelapis lainnya.

Dapat digunakan untuk dalam dan luar ruangan, sehingga sangat praktis. Desain yang satu ini hanya sekedar desain industrial polos yang meniru gerak angin, namun tentu banyak gaya lain yang dapat anda gunakan, misalnya putih polos.

2. Panel kayu alami

Panel kayu adalah papan tiruan dengan komponen penyusun utama dari elemen kayu seperti vinir, strand, flakes, particle, dan fibers yang disatukan dengan menggunakan perekat. Panel kayu terdiri beberapa jenis produk, seperti plywood (kayu lapis), particleboard (papan partikel), fibreboard (papan serat).

Jika anda ingin menciptakan atmosfer yang hangat, terbuat dari kayu alami bergaya klasik. Baik ditata secara vertikal atau horizontal, tinggal pilih karena kesan alami yang diciptakan tetap cantik!

3. Veneer

Jika anda menginginkan kayu namun bahan tersebut kurang sesuai dengan bujet anda, maka anda bisa mempertimbangkan veneer sebagai alternatif yang lebih ramah di saku. Hasilnya? Dijamin tetap memuaskan anda!

Material veneer kayu adalah lembaran kayu dengan ketebalan 0.24 mm hinga 3 mm yang didapat melalui proses pengupasan jenis kayu tertentu seperti kayu jati, kayu sungkai, kayu mindi, serta kayu oak . Veneer kayu kerap menjadi pilihan sebagai material finishing baik untuk perabot ataupun material mentah seperti papan kayu lapis ataupun papan kayu blockboard untuk membantu permukaan material tersebut menjadi lebih rata.

Selain sebagai material finishing, veneer kayu yang memiliki ketebalan yang cukup bahan kerap menjadi bahan mentah pembuatan material lainnya seperti pembuatan kayu lapis yang kemudian bisa diolah kembali menjadi perabot atau furnitur. Veneer kayu juga tak jarang digunakan sebagai pelapis lantai parket, atau langsung diaplikasikan sebagai pengganti HPL atau material finishing lainnya.